Sabtu, 16 Januari 2016

Gereja Terunik di Dunia Ini Berbentuk Sepatu Kaca


Sebuah bangunan, terutama tempat ibadah seringkali memiliki arsitektur yang monoton dan cenderung serupa satu sama lain. Namun, berbeda halnya dengan gereja di Taiwan yang memiliki bentuk sangat di luar kebiasaan.
Mungkin inilah gereja terunik di dunia jika dilihat dari bentuknya yang menyerupai sepatu hak tinggi perempuan. Bentuk ini seolah terobosan baru abad ke 21 dalam pembangunan gereja.
Pembangunan gereja berbentuk sepatu hak tinggi ini tak terlepas dari upaya untuk menarik jemaat perempuan lebih banyak lagi.
Juga diharapkan mampu mengarahkan jemaat perempuan untuk rajin beribadah di gereja.
Gereja ini seluruhnya terbuat dari kaca berwarna biru sehingga terlihat transparan baik dari dalam maupun luar. Sekilas, struktur gereja ini serupa dengan sepatu kaca milik Cinderella.

Gereja ini seluruhnya terbuat dari kaca berwarna biru sehingga terlihat transparan baik dari dalam maupun luar. Sekilas, struktur gereja ini serupa dengan sepatu kaca milik Cinderella.
Gereja ini dirancang setinggi 55 kaki atau 16,7 meter dan lebar 36 kaki atau 10 meter. Pengerjaannya hanya memakan waktu dua bulan.
Para pengunjung atau jemaat bisa datang ke gereja ini ketika sudah resmi dibuka pada tanggal 8 Februari 2016.
Meski begitu, bentuk sepatu hak tinggi itu bukan satu-satunya cara untuk menarik hati jemaah wanita.
Menurut Zheng Rongfeng, juru bicara Southwest Coast National Scenic Area, akan terdapat 100 fitur barang berorientasi perempuan seperti kursi untuk pecinta, daun mapel, biskuit dan kue.

Jumat, 15 Januari 2016

Ingin masuk surga, pria ini tebar uang Rp 23,1 juta di jalanan


Kejadian tidak terduga berlangsung pada hari minggu kemarin pukul 6 sore waktu setempat di Kota Shenzen, China. Seorang pria secara tak mendadak menebar segepok uang pecahan 100 Yuan yang dilemparkannya ke langit di dekat halte kawasan pusat kota. Gestur pria itu seperti tradisi pemakaman China ketika seseorang menyebar uang agar orang yang meninggal diterima ke surga.
Ketika puluhan lembar uang itu berhamburan, pria misterius ini sudah kabur entah kemana. Lebih unik lagi, masyarakat sekitar halte tidak berebut memungut uang yang disebar. Mereka berbondong memungut uang dan mengumpulkannya guna diserahkan ke kantor polisi.
Seperti diberitakan laman Shanghaiist, Kamis (14/1), total uang berjumlah lebih dari 11 ribu Yuan atau setara dengan Rp 23,1 juta. Kendati jumlahnya yang tidak sedikit, tim kepolisian kini mencari keberadaaan siapa pria di balik aksi ini.

Ahok soal teroris: Dibohongin lu masuk surga, masuk neraka lu semua


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok mengaku heran dengan para pelaku teror yang mau mengorbankan nyawa dengan melakukan bom bunuh diri. Menurutnya, para pelaku bom telah dibohongi oleh pemimpin mereka.

Hal itu diungkapkan Ahok karena biasanya mereka diiming-imingi janji untuk tewas secara terhormat dan masuk surga, tapi hal itu salah.

"Meledak sendiri saja ketembak. Komandannya mana ada yang mau mati, yang bodoh saja yang disuruh mati, dibohongin masuk surga. Masuk neraka lu semua, dibohongin lu. Gw jamin lu pasti masuk neraka yang mati seperti itu! Aku yang ngomong," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/1).

Bagi mantan politisi Gerindra ini tidak ada satu agama mana pun yang mengajarkan umatnya untuk angkat senjata melakukan teror bagi masyarakat. Dia pun tak segan menyatakan bahwa para pelaku teror ini sebagai pengecut.

"Enggak ada ajaran agama seperti itu. Yang kurang ajar, yang mimpin bawa senjata kabur. Pengecut, bohongin orang bodoh, orangnya mati, lu enggak mau mati," tegasnya kesal.

Ditambahkannya, dia mengimbau kepada masyarakat tidak boleh takut dengan segala ancaman teror. Karena, pelaku teror akan berpikir dua kali untuk melakukan hal serupa di Jakarta. Seperti diketahui, pihak kepolisian sudah menembak mati seluruh pelaku teror di perempatan Sarinah.

"Ya enggak usah takut dong, gw aja kerja seperti biasa. Enggak ada apa-apa. Enggak usah takut kalau mereka berani muncul sekarang juga mereka mikir gitu loh. Yang berani mati kan yang bodoh saja disuruh pasangin bom," pungkas orang nomor satu DKI ini.

Bus Pengungsi Suriah Dikirim ke Kantor Kanselir Jerman


Setelah menunggu sekitar 1,5 jam, bus akhirnya meninggalkan kediaman resmi kanselir di Berlin.
Seorang walikota di negara bagian Bavaria, Jerman, yang menentang kebijakan pencari suaka, mengirim satu bus berisi pendatang asal Suriah ke kantor Kanselir Angela Merkel di Berlin.

Namun Peter Dreier, walikota Landshut, terpaksa harus merogoh kantong untuk membayar penginapan para warga Suriah tersebut.

Bus tersebut tiba di ibukota Berlin, Kamis malam, dan semua pendatang dengan sukarela ikut dalam bus.

Walikota Dreier mengatakan sudah memberi tahun rencana tentang kedatangan bus pengungsi itu dalam pembicaraan telepon dengan Kanselir Merkel pada bulan Oktober.

Sepanjang tahun 2015, Jerman sudah menampung sejumlah 1,1 juta pencari suaka.

Wartawan melaporkan para pengungsi tidak mengetahui perjalanan mereka sebagai 'pernyataan politik'.

Juru bicara pemerintah federal Jerman, Steffen Seibert, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa d Jerman yang bertanggung jawab untuk akomodasi pengungsi adalah pihak pemerintah lokal, yang mendapat dukungan dari pemerintah federal.

"Berlin sudah sepakat bahwa dalam kasus ini sepakat untuk memberi pengungsi akomodasi malam pertama," jelasnya.

Setelah setengah jam menunggu di luar kediaman resmi kanselir dan tidak ada kejelasan, bus kemudian pergi.

Dreier mengatakan kepada koran Die Welt kalau dia tidak menerima akomodasi darurat yang disediakan pemerintah di Berlin dan membayar sendiri biaya menginap di sebuah wisma.

"Apa yang terjadi setelah itu, kita akan lihat," tuturnya.

Beberapa wartawan yang meliput perjalanan bus melaporkan para pengungsi tidak menyadari kalau perjalanan itu sebagai 'pernyataan politik' dan mengkritik walikota.

Teror Bom di Jakarta, ISIS Targetkan Masyarakat yang Menentang Ajaran


Jakarta - ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggungjawab atas ledakan dan tembakan beruntun ke pengunjung Starbucks dan pos polisi di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat Kamis (14/1). Dalam serangan itu 1 WNI dan 1 WN Kanada tewas, serta 23 orang lainnya mengalami luka.

Berdasarkan informasi SITE Intelligence Group yang memonitor pergerakan kelompok ini secara global, ISIS mengklaim sebagai pihak yang bertanggungjawab atas ledakan di Jakarta dengan target kelompok masyarakat yang menurut mereka menentang ajaran. Keterangan ISIS yang menggunakan bahasa Arab itu didistribusikan melalui media sosial.

"Dalam sebuah operasi unik, ISIS menargetkan kelompok masyarakat yang menentang ajaran ISIS di Jakarta. Selanjutnya biarkan masyarakat penentang ISIS dan yang melindunginya tahu kalau tidak ada tempat yang aman bagi mereka di tanah Muslim setelah insiden ini," ujar ISIS dalam keterangannya seperti dilansir Wall Street Journal, Jumat (15/1/2016).

Dalam insiden itu tujuh orang meninggal dunia dengan rincian 5 pelaku dan 2 warga sipil yang menjadi korban. Dua warga sipil yang meninggal itu salah satunya adalah WNI dan satu lagi warga Kanada. Sekitar dua puluh orang terluka termasuk WN Belanda, Austria dan Aljazair.

Wakapolri Komjen Budi Gunawan mengatakan kalau kelompok ISIS yang beraksi di Thamrin juga satu jaringan dengan grup di Solo dan telah ada komunikasi dengan teroris di Suriah.

"Kami telah mendeteksi adanya komunikasi antara kelompok teroris di Suriah dengan kelompok yang di Solo," kata Komjen Budi Gunawan (14/1).

Teror Bom Jakarta dan Kembalinya Para Teroris Asia Tenggara


Singapura - Teror bom yang melanda Jakarta dinilai mengkonfirmasi ketakutan terburuk negara-negara Asia Tenggara. Hal ditambah banyaknya warga Asia Tenggara yang pulang usai bertempur bersama Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan siap melakukan serangan di negara asalnya.

"Kita tahu bahwa mereka (ISIS) memiliki keinginan untuk mendeklarasikan sebuah provinsi di kawasan ini dan ada beberapa kelompok di kawasan... yang telah menyatakan sumpah setia kepada mereka," sebut pakar militan Asia Tenggara dari Nanyang Technological University di Singapura, Kumar Ramakrishna, seperti dilansir AFP, Jumat (15/1/2016).

"Ancaman para petempur dari Asia Tenggara yang pulang usai diradikalisasi di wilayah Irak maupun Suriah menjadi faktor kekhawatiran lain, bersama dengan kemungkinan pelaku serangan yang diradikalisasi sendiri," imbuhnya.

Teror bom Thamrin yang terjadi pada Kamis (14/1) pagi menewaskan dua warga sipil, yang salah satunya warga negara Kanada dan juga lima pelaku. Kapolda Metro Irjen Pol Tito Karnavian sebelumnya menyebut, warga Indonesia bernama Bahrun Naim yang terkait ISIS sebagai dalang teror Thamrin. Bahrun disebut berambisi menjadi pemimpin ISIS di kawasan Asia Tenggara dengan mendirikan kelompok Katibah Nusantara. 

Bahrun dikabarkan pergi ke Suriah tahun 2014 setelah bebas dari penjara. Dia sempat dihukum penjara 2 tahun 6 bulan karena kedapatan menyimpan amunisi peluru tanpa izin. 

Dalam komunikasinya dengan Reuters, melalui layanan pesan Telegram, pada November 2015, Bahrun menyatakan ada lebih dari cukup pendukung ISIS yang bisa melakukan aksi di Indonesia. "Tunggu saja pemicu yang tepat," ucap Bahrun saat itu, seperti dilansir Reuters.

Secara terpisah, perusahaan konsultan keamanan yang berbasis di New York, The Soufan Group menyebut bahwa sekitar 500-700 warga Indonesia yang pergi ke Suriah dan Irak untuk bertempur bersama ISIS, telah kembali pulang. Orang-orang ini pulang membawa ancaman untuk negara asalnya.

"Pemerintah di kawasan ini, harus bekerja bersama untuk mencegah pembentukan kekhalifahan satelit karena jika satelit semacam itu dideklarasikan, ancaman di Asia Tenggara akan berkembang," ucap pakar terorisme kawasan Asia Tenggara, Rohan Gunratna.

"Ada kelompok-kelompok berbasis di Indonesia dan Filipina yang telah menyatakan kesetiaan pada IS (nama lain ISIS) dan kelompok-kelompok itu harus dimusnahkan," imbuhnya.

Ini Penampakan Mobil yang Digunakan Pelaku Bom Thamrin dan Kini Diamankan Polisi


Jakarta - Para pelaku teroris yang melakukan serangan datang ke kawasan Thamrin, Jakarta Pusat dengan menggunakan mobil Daihatsu Grand Max. Mobil tersebut saat ini sudah diamankan di Polda Metro Jaya.

Mobil berpelat nomor B 2743 PZ (sebelumnya ditulis pelat D) itu terparkir di area parkir Gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya. Mobil tersebut dipasangi police line di bagian depannya.

Mobil warna silver itu tampak masih mules. Di dashboard mobil tampak sebuah koran edisi 13 Januari 2015. Di samping koran terdapat sebuah power bank berwarna pink.

Kemudian, di dekat power bank tersebut terdapat sehelai sajadah dan peci serta handuk kecil. Di dekat rem tangan, terdapat botol minuman.

Mobil tersebut berkaca gelap. Hanya kaca bagian pintu sopir saja yang terang. Di sekiling gagang pintu dan pelat nomor tersapat stiker bertuliskan 'Cell C'.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombea Pol Mohammad Iqbal mengatakan, mobil tersebut masih diselidiki.

"Lagi disita lagi diselidiki diduga itu mobil pelaku. Silver, sekarang lagi disita tim lagi diselidiki," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal.